Menu

Pelepasliaran Orangutan Sumatera di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho

Jantho – Orangutan Sumatra (Pongo abelli) adalah spesies orangutan terlangka. Saat ini orangutan sumatera berstatus Kritis (Critically Endangered/CR) berdasarkan daftar merah IUCN. Ini diakibatkan karena hilangnya hutan yang menjadi habitat primata satu ini, padahal orangutan memiliki peran penting untuk menjaga regenerasi hutan, yakni sebagai penebar biji.

Orangutan merupakan satwa yang dilindungi dalam hukum nasional, berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dalam CITES, status orangutan adalah Appendix I yang artinya spesies ini tidak boleh diperdagangkan.

Pada Kamis, (13/02/2020) di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar dilakukan kegiatan pelepasliaran orangutan sumatera yang diprakarsai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Kegiatan diawali dengan acara seremonial dan presentasi yang berlangsung di Meuligo Bupati Aceh Besar dan dilanjutkan dengan kegiatan utama yaitu pelepasliaran orangutan di lapangan yang dihadiri oleh Bupati Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali, Kadis LHK Aceh Ir. Sahrial, Ka. BKSDA Aceh Agus Arianto, S.Hut., Ka. BPHP 1 Aceh Mahyuddin, SP, MP,. Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kapolres Aceh Besar, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Aceh Besar, Ka. KPH Wil I Aceh Inayat Syah Putra, S.Hut, MP,  TM. Zulfikar (Koordinator YEL Aceh), M. Yakob Ishadamy (Dir. Konservasi YEL) dan Dir. Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) Dr. Ian Singleton.

Dalam sambutannya Bupati Aceh Besar menyatakan bahwa merupakan kebanggaan masyarakat Aceh Besar dipercaya menjadi lokasi introduksi satwa liar khususnya orangutan. “Konservasi satwa liar diharapkan dimanfaatkan untuk dikembangkan potensi pariwisatanya”. ujarnya.

Kadis LHK Aceh menyebutkan bahwa alam Jantho merupakan anugerah luar biasa dan menjadi habitat seluruh satwa liar species kunci, kecuali badak.

Sementara itu Ka. BKSDA Aceh menjelaskan bahwa sampai saat ini stasiun introduksi orangutan telah melepasliarkan 128 ekor ke kawasan hutan.

Orangutan sumatera tersebut akan dilepaskan Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho  yang berlokasi di Cagar Alam Hutan Pinus, Janthoi. Lokasi ini ditunjuk  sebagai Pusat Reintroduksi Orangutan berdasarkan SK Menhut No. S.436/Menhut-IV/2010 tanggal 31 Agustus 2010.

Pada saat ini terdapat 4 (empat) individu orangutan di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho  yang sudah melewati masa pemulihan dan karantina yang telah disiapkan untuk dilepasliarkan kembali.[]

 

Sumber : KPH Wil. I Aceh

Share info ini

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email