Menu

Ayoo…ke TAHURA POCUT MEURAH INTAN

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Taman Hutan Raya (grand forest park) Pocut Meurah Intan merupakan salah satu kawasan pelestarian alam. Sebagai kawasan pelestarian alam, Taman Hutan Raya (Tahura) memiliki tujuan untuk koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya pariwisata dan rekreasi. Bentuk pelestarian alam yang terkombinasi tersebut sekaligus menjadi etalase keanekaragaman hayati yang mulai langka dan terancam keberadaannya sebagai akibat dari ektraksi dan ekploitasi sumberdaya hutan yang memicu degradasi hutan alam sebagai ekosistem dan atau habitat aslinya.

Selain fungsi diatas, KPH Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi serta objek wisata alam yang memiliki daya tarik yang khas dan bahkan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan.

Potensi pariwisata merupakan sesuatu yang dimiliki oleh daerah tujuan wisata dan dapat dikembangkan menjadi daya tarik sebuah obyek wisata untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke tempat tersebut. Potensi pariwisata yang terdapat di KPH Tahura Pocut Meurah Intan dapat dilihat pada  potensi alam, potensi kebudayaan dan potensi buatan manusia.

Potensi alam merupakan potensi yang dapat dilihat dari jenis flora dan fauna serta bentang alam berupa air terjun dan suasana pegunungan dari Gunung Seulawah Agam dan Gunung Seulawah Inong yang mengapit KPH Tahura. Nama gunung tersebut (Seulawah) telah dikenal di dalam sejarah penerbangan Indonesia karena Presiden Soekarno telah memilihnya menjadi nama pesawat Garuda Indonesia Airways yang pertama. Potensi alam yang terdapat di KPH Tahura Pocut Meurah Intan berupa Flora dan fauna dapat dijadikan sebuah  daya tarik dalam kegiatan wisata pendidikan dan penelitian maupun wisata khusus seperti Bird Watching. Sedangkan bentang alam yang terdapat di Tahura Pocut Meurah Intan dapat dijadikan sebuah daya tarik wisata dalam kegiatan Prewedding.

Potensi Kebudayaan yang terdapat di KPH Tahura Pocut Meurah Intan yaitu adanya sebuah bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Bangunan tersebut dapat dijadikan sebuah daya tarik wisata untuk menarik wisatawan berkunjung ke KPH Tahura Pocut Meurah Intan serta dapat dijadikan obyek wisata sejarah.

Potensi buatan manusia merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh manusia yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata. diantaranya yaitu rumah pohon, jogging track, Flying fox, jembatan tali, taman anggrek, serta taman bunga.

Ayoo…berwisata ke TAHURA POCUT MEURAH INTAN…

(Sumber : KPH Tahura PMI DLHK Aceh)

Share info ini

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email